Web Analytics Made Easy -
StatCounter

Hubungan Dukungan Sosial Dan Kecerdasan Emosional Dengan Self Regulated Learning

Autor(s): Rifi Hamdani Lubis
DOI: 10.31289/analitika.v8i1.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara dukungan sosial dan kecerdasan emosional dengan self regulated learning. Populasi penelitian adalah siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII yang dipilih secara random sebanyak 150 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala dukungan sosial, skala kecerdasan emosional, dan skala self regulated learning yang disusun berdasarkan teori yang relevan dengan menggunakan metode Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan self-regulated learning pada siswa dengan kekuatan hubungan sebesar 8,35% ;  adanya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan self-regulated learning pada siswa dengan kekuatan hubungan sebesar 22,27%; dan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap self-regulated learning pada siswa dengan kekuatan hubungan sebesar 25,29 %. 

Keywords

dukungan sosial; kecerdasan emosional; self regulated learning

Full Text:

PDF

References

Adicondro, Nobelina & Purnamasari, Alfi. (2011). Efikasi Diri, Dukungan Sosial Keluarga dan Self-Regulated Learning pada Siswa Kelas VIII. Jurnal Humanitas Vol. VIII No. 1, Januari 2011, 17-27.

Ahmadi. (1991). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Aziz, A. (2009). Belajar Berdasar Regulasi Diri ditinjau dari Jenis Pendidikan. Tesis (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Pascasarjana UGM.

Balai Pustaka. (2000). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Deasyanti dan Armei, Anna. (2007). Self Regulation Learning pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Perspektif Ilmu Pendidikan. Vol. 16, Tahun VIII.

Depdiknas. 2006. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sinar Grafika.

Fathurrohman, P., Suryana, AA., & Fatriany, F. (2013). Pengembangan Pendidikan Karakter. Bandung: PT Refika Aditama.

Goleman, D. (2000). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hall, C.S., dan Lindzey, G. (2005). Psikologi Kepribadian 2: Teori-teori Holistik (Organismik-Fenomenologis). Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Hurlock, E.B. (1994). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Terjemahan dari Developmental Psychology: A Life-Span Approach. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Haryani, Yuli T. (2013). Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Skripsi (tidak diterbitkan). Medan: Fakultas Psikologi UMA.

Purnamasari dan Adicondro. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Terjemahan dari Developmental Psychology: A Life-Span Approach. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan. Edisi Kedua. Jakarta: Prenada Media Group.

Stein, S.J., dan Book, H.E. (2004). Ledakan EQ: 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses. Bandung: Kaifa.

Zimmerman, B.J. (1990). Self Regulated Learning and Academic Achievement:An Overview. Educational Psychologist. 25(1), 3-17. Lawrence ErlbaumAssociates.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.