HUBUNGAN HARGA DIRI DAN OPTIMISME DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA MAGISTER PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA


Nur Afni Safarina(1*),


(1) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri dan optimisme dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa Magister Psikologi UMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 75 mahasiswa magister psikologi UMA yang masih aktif dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala Kesejahteraan subjektif, Skala harga diri dan skala optimisme. Analisis data menggunakan teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dan optimisme dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx12y = 0,640 dan  p = 0,000 dengan konstribusi sebesar 40,9%. (2) ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx1y = 0,635 dan p = 0,000, konstribusi sebesar 40,3%. (3) ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx2y = 0,414 dan p = 0,000, dengan konstribusi sebesar 17,1%, dengan demikian dinyatakan bahwa seluruh hipotesis dapat diterima.


Keywords


Kesejahteraan Subjektif, Harga Diri, dan Optimisme

Full Text:

PDF

References


Afiatin, T. (2009). Subjective Well-Being of Aceh Adolescents after Tsunami: The meaning of Disaster and Adolescent Happiness. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Anima. Indonesian Psychological Journal. 2009, vol. 25, No. 1, 11-29

Ariati, J. (2010). Subjective Well-Being (Kesejahteraan Subjektif) dan Kepuasan Kerja pada Staf Pengajar (Dosen) di Lingkungan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Semarang: Universitas Diponegoro. Jurnal Psikologi Undip. Vol 8, No. 2, Januari 2017.

Arbiyah, N., Imelda, F.N,. Oriza, I.D. (2008). Hubungan bersyukur dan subjective well being pada penduduk miskin. Universitas Indonesia. Vol. 14 No. 01 januari 2017.

Azwar, S. (2007). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2009). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2010). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Compton, W.C. (2001). Toward a tripartite factor structure of mental health: Subjective well‐being, personal growth, and religiosity. The Journal of Psychology 135 (5), 486 – 500.

Coopersmith, S. (1967). The Antecedent of Self Esteem. San Fransisco: Freeman.

Darmayanti, N. (2012). Model kesejahteraan Subjektif remaja Penyintas Bencana Tsunami Aceh 2004. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada. Disertasi.

Diener, Ed, (2000). Subjective Well-Being, the science of Happiness and a proposal for a national index. New York: American Psychologist Association. Vol.55, No.1, 34-43. Diakses Januari 2017d ari http://internal.psychology.illinois.edu/~broberts/ Diener%202000.pdf

Diener, Ed.; Lucas R.E.; Oishi, S. (2002), Handbook of Positive Psychology (Chapter5). New York: Oxford University Press.

Diener, E.; Suh, E. M.; Lucas, R. E.; And Smith, H. L. (1999) ‘‘Subjective Well-being: Three Decades of Progress.’’ Psychological Bulletin 125, no. 2(1999): 276–302.

Diener, E., Lucas, Richard. E., & Oishi, S. (2005). Subjective Well Being: The Science of Happiness and Life Satisfaction. dalam C.R. Snyder & S.J. Lopez (eds.), Handbook of Positive Psychology (hal. 63-73). New York: Oxford University Press.

Diener, E; Oishi, S; Lucas, R.E. (2003). Personality, Culture, and Subjective Well-Being; emotional and Cognitive Evaluations of Life. Annu. Rev. Psychol. 2003. 54: 403-25.

Hadi, S. (2001). Statistik, Jilid 2. Yogyakarta: Andi

Kholidah, E.N. dan Alsa, Asmadi. (2012). Berpikir Positif untuk Menurunkan Stres Psikologis. Jurnal Psikologi. Volume 39, no. 1, juni: 67-75.

Lopez, S. J., Snyder, C. R. Positive Psychology Assesment: a handbook of models and measure (1th Ed), The Measurement and Utility of adult Subjective well-being, 2003, APA.

Ningsih, D.A. (2013). Subjective Well-Being Ditinjau Dari Faktor Demografi (Status Pernikahan, Jenis Kelamin, Pendapatan). Jurnal Online Psikologi Vol. 01 No. 02, Thn. 2013. Diakses dari http://ejournal.umm.ac.id. Pada tanggal 10 Januari 2017.

Nasfiannor, M.R & Triana P. (2004). Hubungan Antara Komitmen Beragama Dan Subjective Well-Being Pada Remaja Akhir Di Univesitas Tarumanegara. Universitas Tarumanegara. Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1, Juni 2004.

Nurhidayah, S & Rini A. (2012). Kebahagiaan Lansia Di Tinjau Dari Dukungan Sosial Dan Spiritualitas. Jurnal Soul, Vol. 5, No.2, Januari 2017.

Prawitasari, J, P. (2011). Psikologi Klinis: Pengantar Terapan Mikro & Makro. Jakarta: Erlangga.

Prawitasari, J. P. (2012). Psikologi Terapan melintas batas Disiplin Ilmu. Jakarta: Erlangga.

Putri, T, M; Sutarmanto, H. (2009). Kesejahteraan Subjektif waria pekerja seks komersial (PSK). Psikodinamika, Vol II, No.2. Universitas Gadjah mada.

Priyatno, D. (2011). Buku Saku SPSS, Analisis Statistik Data Lebih Cepat, Efisien dan Akurat.Yogyakarta: MediaKom

Safaria, T. (2007). Optimismtic Quotient. Yogyakarta: Pyramid Publisher

Sarwono, S. W., & Meinarno, E. A. (2009). Psikologi sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Seligman, M. (2011). Flourish. Toronto: Free Press.

Seligman, Martin E.P. (2006). Learned Optimism: How to Change Your Mind and Your Life. New York: Vintage Books

Sudirman. (2015). Harga Diri Mahasiswa S1 dan S2 Universitas Muhammadiyah Malang. Seminar Psikologi & Kemanusiaan. Psychology Forum UMM, ISBN: 978-979-796-324-8.

Sugiono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Alfabeta.

Utami, M.S. (2009). Keterlibatan dalam Kegiatan dan Kesejahteraan Subjektif mahasiswa. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Jurnal Psikologi. Volume 36, No.2 Desember 2009; 144-16




DOI: https://doi.org/10.31289/analitika.v8i2.868

Article Metrics

Abstract view : 363 times
PDF - 101 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Pascasarjana Magister Psikologi, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License