Web Analytics Made Easy -
StatCounter

Social Loafing Ditinjau Dari Kohesivitas Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia Di Sumatera

Autor(s): Sunitha Sapta Utari Panjaitan, Mukhaira El Akmal, Rina Mirza
DOI: 10.31289/diversita.v5i2.2319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan social loafing.Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kohesivitas dengan social loafing, dengan asumsi semakin tinggi kohesivitas yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah social loafing yang dimiliki mahasiswa dan sebaliknya semakin rendah kohesivitas yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi social loafing yang dimiliki mahasiswa. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia di Medan Sumatera Utara sebanyak 149 mahasiswa yang dipilih dengan metode disproportionate stratified random sampling. Data di peroleh dari skala untuk mengukur kohesivitas dan social loafing. Perhitungan dilakukan dengan melakukan uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas sebaran dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 18 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0.404 (p < 0.05). Artinya ada hubungan negatif antara kohesivitas dengan social loafing. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel kohesivitas terhadap social loafing adalah sebesar 16.3%, selebihnya 83.7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan negatif antara kohesivitas dengan social loafing, dapat diterima.

Keywords

Social Loafing, Kohesivitas

Full Text:

PDF

References

Abdillah, F. (2012). Hubungan Kohesivitas Kelompok dengan Intensi Turnover Pada Karyawan. Journal of Social and Industrial Psychology Vol 1. No 2. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/sip/article/view/2645. Tanggal akses: 19 Juli 2018.

Ahmadi, H. A. (1991). Psikologi Sosial. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Anggraeni, F., & Alfian, I. N. (2015). Hubungan Kohesivitas dan Social Loafingdalam Pengerjaan Tugas Berkelompok Pada Mahasiswa Psikologi. Jurnal.Universitas Airlangga Vol 4. No 2.http://journal.unair.ac.id/JPKS@hubungan-kohesivitas-dan-social-loafing-dalam-pengerjaan-tugas-berkelompok-pada-mahasiswa-psikologi-universitas-airlangga-article-9820-media-52-category-10.html.Tanggal akses: 27 Januari 2018.

Arikunto. (2010). Manajemen Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: RinekaCipta.

Astuti, T. P., & Sakdiyah, H. (2014). Hubungan antara Kohesivitas Kelompok danKohesivitas dengan Motivasi Berprestasi pada Atlet Cabang Olahraga Beregu. Jurnal Psikologi, Volume 3 No 4. https://ejournal3.undip.c.id. Tanggal akses: 30 Juli 2018.

Audi, N. L. (2014). Persahabatan dan Toleransi Pemalasan Sosial Pada MahasiswaPsikologi Universitas Sumatera Utara. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, Vol 9, No 52-56. https://jurnal.usu.ac.id/index.php/psikologia/article/view/8330. Tanggal akses: 31 Januari 2018.

Azwar, S. (2014). Dasar-dasar Psikometri.Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2014). Penyususnan Skala Psikologi.Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2015). Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar.Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2016). Penyusunan Skala Psikologi Edisi 2, Cetakan ke 9. Yogyakarta:Pustaka Belajar.

Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial Buku 2 Edisi kesepuluh. Jakarta: Erlangga.

Breckler, S., Olson, J., & Wiggins, E. (2006). Social Psychology Alive. United States of America: Thomson Higher Education.

Budiman, A. (2006). Kebebasan, Negara, Pembangunan. Jakarta: Pustaka Alvabet.

Carron, A. V., & Brawley, L. R. (2000). Cohesion Conseptual and Measurement issues. Small Group Research, 31, 89-106.

Chimdambaram, L., & Tung, L. L. (2005). Is Out Of Sight, Out of Mind ?An Empirical Study of Social Loafing in Technology-Supported Groups. Information System Research, No 149-168. https://pubsonline.informs.org/doi/abs/10.1287/isre.1050.0051. Tanggal akses: 01 April 2018.

Damsar. (2012). Pengantar Sosiologi Pendidikan Cetakan 2. Penerbit: Kencana.

Dwiyanto, A., & Amalia, P. A. (2012). Hubungan Antara Kohesivitas KelompokDengan Komitmen Organisasi Pada Karyawan. Jurnal Psikologi, No 270-276.https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/1778/D7.%20Ahmad-UMS%20%28fixed%29.pdf?sequence=1&isAllowed=y. Tanggal akses: 27 Januari 2018.

Furnham, A. (2005). The Psychology Of Behaviour At Work (The Individual in the Organization). New York: Anu Design.

Greenberg, J., & Baron, R. A. (2013). Behavior in Organization (Eighth Edition ed). United States of America: Prentice Hall.

Goo, A. B. (2011). Team Based Learning and Social Loafing in Higher Education. University of Tennessee Honors Thesis Project.

Hoigaard, R., Tofteland, I., & Ommundsen, Y. (2006). The Effect of team cohesionon social loafing in relay team. International Journal of Applied Sport Sciences, Vol 18 (1) No 69-73. https://pdfs.semanticscholar.org/ee32/e833930280633f32c9209ee3c496006ff598.pdf. Tanggal akses: 15 Februari 2018.

Horn, T. S. (2008). Advances in Sport Psychology. Third Edition. United States OfAmerica: Human Kinetics.

King, L. A. (2010). Psikologi Umum: Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta:Penerbit Salemba Humanika.

Kusuma, P. J. (2015). Hubungan Antara Harga Diri dengan Pemalasan Sosial.Jurnal Psikologi, Vol 10 No 2. http://eprints.ums.ac.id/36113/1/Naskah%20Publikasi.pdf. Tanggal akses: 14 Maret 2018.

Karau, S.J., & Hart, J. W. (2015). Group Cohesiveness and Social Loafing: Effectof a Social Interaction Manipulation on Individual Motivation within Group. Journal Group Dynamics: Theory Research, and Pratice, Vol 2 (3).No 185-191. http://psycnet.apa.org/record/1998-10613-004. Tanggal akses: 2 Februari 2018.

Karau, S. J., & Williams, K.D. (1993). Social Loafing : A Meta-Analytic Reviewand Theoretical Integration. Journal of Personality and Social Psychology, Vol 65, No. 681-706. http://psycnet.apa.org/record/1994-33384-001. Tanggal akses: 27 Maret 2018.

Krisnasari, E. S. D., & Purnomo, J. T. (2017). Hubungan Kohesivitas Dengan Kemalasan Sosial Pada Mahasiswa.Jurnal Psikologi, Vol 13. No 1. https://media.neliti.com/media/publications/127430-ID-hubungan-kohesivitas-dengan-kemalasan-so.pdf. Tanggal akses: 27 Maret 2018.

Levine, J. M., & Moreland, R. L. (2006). Small Group: Key Readings in SocialPsychology. New York : Psychology Press.

Lumongga, N., & Hasnida. (2016). Konseling Kelompok Edisi Pertama. Jakarta: Kencana.

Martika, I. D. (2013). Studi Deskriptif Kohesivitas Kelompok Karyawan di Yayasan Nurul Hayat Surabaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, Vol 2. No 2.https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/705. Tanggal akses: 22 Maret 2018.

Margono. (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Martono, N. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT Raya GrafindoPersada.

Mcleod, J., & Treuer. K. V. (2013). Towards a Cohesion Theory of Cohesion.International. Journal of Business and Social Research (IJBSR), Vol 3. No 12.https://www.thejournalofbusiness.org/index.php/site/article/view/338/315.Tanggal akses: 01 April 2018.

Mercer, J., & Clayton, D. (2012). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Metiasie, C., & Purnomo, J. T. 2016. Hubungan Motivasi Berprestasi denganPemalasan Sosial Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana. Jurnal Psikologi. Vol 8 No 1.http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/10148/2/T1_802012042_Full%20text.pdf. Tanggal akses: 13 Maret 2018.

Morissan. (2013). Teori Komunikasi Individu Hingga Masa. Edisi Pertama. Jakarta: Kencana (Prenada Media Group).

Mukti, P. (2013). Hubungan Antara Kepercayaan Diri dan Motivasi Berprestasidengan Social Loafing pada Mahasiswa. Jurnal Sains Psikologi Surakarta Vol. 13 No 2. htp://eprints.ums.ac.id/27807/15/Naskah_Publikasi.pdf.Tanggal akses: 13 Maret 2018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.