Penolakan Masyarakat Terhadap Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja dalam Perspektif Sosiologi Hukum


Hesty Kartikasari(1*), Agus Machfud Fauzi(2),


(1) Universitas Negeri Surabaya
(2) Universitas Negeri Surabaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak

Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon masyarakat terhadap UU Cipta Kerja yang terlah disahkan oleh DPR RI. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi literatur. Hasil pembahasan menyatakan bahwa pengesahaan RUU yang disahkan dalam sidang Paripurna pada 5 Oktober 2020 menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak elemen masyarakat yang tidak setuju dengan pengesahaan UU Cipta Kerja tersebut. UU Cipta Kerja dinilai tidak memihak pada masyarakat terutama kaum buruh. Beberapa pasal dalam UU Cipta Kerja dinilai merugikan kaum buruh. Salah satunya mengenai uang pesangon dan nilai santunan yang diturunkan. Banyak masyarakat yang kontra dengan pengesahaan UU tersebut. Masyarakat, terutama yang berasal dari elemen buruh dan mahasiswa melakukan aksi demo di berbagai wilayah untuk menolak pengesahaan UU Cipta Kerja. Di Sidoarjo demo dilakukan oleh para buruh dan mahasiswa di depan gedung DPRD Sidoarjo pada Kamis 8 Oktober 2020. Beberapa elemen mahasiswa turun ke jalan dan mendatangi gedung DPRD dan menyampaikan tuntutan penolakan atas pengesahaan UU Cipta Kerja.

Kata kunci: Pengesahan, UU Cipta Kerja, Masyarakat

Abstact

The purpose of writing this article is to find out how the public responds to the UU Cipta Kerja which has been legalized by the Indonesian Legislative Assembly. The data collection technique that being used literature review. The results of the discussion stated that the ratification of the RUU which was passed in Sidang Paripurna October 5, 2020, attracted various reactions from the public. Many elements of society expressed their with the passage of the UU Cipta Kerja. UU Cipta Kerja is considered to be impartial to the community, especially the workers. Several articles in the UU Cipta Kerja are considered to be detrimental to workers. One of them is regarding severance pay and lowered compensation value. Many people contravene the legalization of the law. The community, especially those from labor and student elements, held demonstrations in various regions to reject the ratification Creation of the UU Cipta Kerja. In Sidoarjo a demonstration was held by workers and students in front of the Sidoarjo DPRD building on Thursday, October 8, 2020. Several student elements took to the streets and came to the DPRD building and submitted demands for rejection of the ratification of the UU Cipta Kerja.

Keyword: legalized, UU Cipta Kerja, Society


Keywords


Pengesahan, UU Cipta Kerja, Masyarakat

Full Text:

4482PDF

References


CNN Indonesia. 2020. “Ramai-Ramai Tolak Omnibus Law”. (Online). (https://m.cnnindonesia.com/nasional/20201007080539-2--555272/ramai-ramai-tolak-omnibus-law-cipta-kerja, diakses 16 Oktober 2020).

Hukumonline. 2020. “Menelusuri Asal-Usul Konsep Omnibus Law”. (Online). (https://m.hukumonline.com/berita/baca/lt5e2c1e4de971a/menelusuri-asal-usul-konsep-omnibus-law, diakses 15 Oktober 2020).

Kurniawan, Fajar. 2020. “Problematika pembentukan RUU Cipta Kerja Dengan Konsep Omnibus Law Pada Klaster Ketenagakerjaan Pasal 89 Angka 45 Tentang Pemberian Pesangon Kepada Pekerja Yang Di PHK”. (Online). Jurnal Panorama Hukum. Vo. 5, No. 1, Juni 2020.

Kompas.com. 2020, “Ini Pasal-Pasal Kontroversial dalam Bab Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja”. (Online). (https://nasional.kompas.com/read/2020/10/06/09090351/ini-pasal-pasal-kontroversial-dalam-bab-ketenagakerjaan-uu-cipta-kerja, diakses 16 Oktober 2020)

Lararenjana, Edelweis. 2020. “Mengenal Apa itu Omnibus Law Beserta Konsep dan Sejarah Perkembangannya” (Online). (https://m.merdeka.com/jatim/mengenal-apa-itu-omnibus-law-beserta-konsep-dan-sejarah-perkembangannya-kln. Diakses 15 Oktober 2020).

Medcom.id. 2020. “Demo Menolak UU Ciptaker di DPRD Sidparjo Berujung Ricuh”. (Online). (https://m.medcom.id/nasional/daerah.Rkjl5PEN-demo-menolak-uu-ciptaker-di-dprd-sidoarjo-berujung-ricuh, diakses 20 Oktober 2020).

Meilisa, Hilda. 2020. “Demo Tolak Omnibus Law, Surabaya Lumpuh Hingga Mencekam”. (Online). (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5206033/demo-tolak-omnibus-law-surabaya-lumpuh-hingga-mencekam/4, diakses 18 Oktober 2020).

Nugroho, Rizal Setyo. 2020. “Rekam Jejak Pembahasan Omnibus Law UU Cipta Kerja hingga Disahkah”. (Online). (https://amp.kompas.com/tren/read/2020/10/05/210012965/rekam-jejak-pembahasan-omnibus-law-uu-cipta-kerja-hingga-disahkan, diakses 15 Otkober 2020)

Safitri, Dini. 2020 “Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja dalam Perspektif Komunikasi Pembangunan Partisipatf”. (Online). Jurnal Dialog Kebijakan Publik. Edisi 23.

Soekanto, Soerjono. 2016. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Depok: PT RAJAGRAFINDO PERSADA

Suparno. 2020. “DPRD Sidoarjo Akan Perjuangkan Penolakan Omnibus Law dari Mahasiswa”. (Online). (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5207621/dprd-sidoarjo-akan-perjuangkan-penolakan-omnibus-dari-mahasiswa, diakses 15 Oktober 2020).

Suriadinata, Vincent. 2019. “Penyusunan Undang-Undang Di Bidang Investasi: Kajian Pembentukan Omnibus Law Di Indonesia”. (Online). Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 4, No. 1. Oktober 2019.

Widiyana, Esti. 2020. “Ribuan Buruh Jatim Kembali Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law di Surabaya”. (Online). (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5230110/ribuan-buruh-jatim-kembali-turun-ke-jalan-tolak-omnibus-law-di-surabaya, diakses 1 November 2020).




DOI: https://doi.org/10.31289/doktrina.v4i1.4482

Article Metrics

Abstract view : 0 times
4482PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License