Metode Filterisasi Sederhana Pada Pemanfaatan Air Hujan Di SD Negeri 066656 Kecamatan Medan Selayang Padang Bulan


Rizky Franchita(1*), Raden Aulia Rahman(2),


(1) Institut Teknologi Medan
(2) Institut Teknologi Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Kebutuhan air bersih cenderung meningkat. Pemanfaatan air hujan merupakan potensi sebagai alternatif sumber air bersih. Air hujan mengandung zat kimiawi seperti, karbon, asam sulfat, dan garam, zat-zat tersebut apabila dikonsumsi langsung dapat mengganggu kesehatan. Penyediaan air bersih di SD Negeri Padang Bulan, hanya pada jam tertentu airnya disalurkan, sehingga dapat menyulitkan disaat kebutuhan airnya meningkat. Metode filterisasi sederhana pada pemanfaatan air hujan dilakukan agar zat yang terkandung dapat di netralkan untuk memenuhi syarat air bersih. Metode yang digunakan berupa Gravity-Fed Filtering System yakni rangkaian penggabungan saringan pasir lambat dan saringan pasir cepat. Air hujan yang telah melalui penyaringan diuji di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit. Penelitian dan mutu air mengacu pada PERMENKES 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang kualitas air bersih. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan air hujan di SD Negeri Padang Bulan MedanĀ  yang telah terfilterisasi memenuhi syarat kualitas air bersih dari dua belas jenis pengujian yang berdasarkan peraturan menteri kesehatan.


Keywords


Air Hujan, saringan pasir cepat, saringan pasir lambat, Gravity-Fed Filtering System

Full Text:

PDF

References


Andriani, Putri. (2016). Kajian Penggunaan Macam-Macam Material Penyaringan Air Terhadap Efektifitas Pada Proses Penjernihan. Teknik Sipil. Institut Teknologi Medan.

Ha Eun. Park. (2017). Perencanaan Sistem Pemanenan Air Hujan Skala Rumah Tangga di Korea Selatan. Teknik Sipil. Universitas Lampung.

Kodoatie, Robert J dan Roestam Sjarief . (2005). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Yogyakarta. Andi Offset.

Maryono, Agus. (2017). Memanen Air Hujan (Rain Harvesting). Yogyakarta. Gajah Mada University Press.

Soewarno. (1995). Hidrologi. Bandung. Jawa Barat. Indonesia. NOVA.

Suripin. (2003). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Semarang. ANDI Yogyakarta.

Susana, Yayuk Tri. (2012). Pemanfaatan Potensi Air Hujan dengan Menggunakan Cistern sebagai Alternatif Sumber Air Pertamanan Pada Gedung Perkantoran Bank Indonesia. Teknik sipil. Universitas Indonesia.

Untari, Tanti. (2015). Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Air Layak Konsumsi di Kota Malang dengan Metode Filter sederhana. Jurnal Pangan dan Agroindustri. Universitas Brawijaya.

Yulistyorini, Anie. (2011). Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Pengelolaan Sumber Daya Air di Perkotaan. Teknik Sipil. Universitas Negeri Malang.

http://pusatkrisis.kemkes.go.id kandungan zat kimia yang terdapat pada hujan. (diakses pada tanggal 18 juli 2019




DOI: https://doi.org/10.31289/jcebt.v4i1.3567

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jcebt dan Email: jcebt@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License