Studi Perbandingan Uji Pemadatan Standar Dan Uji Pemadatan Modified Terhadap Tanah Dari Jalan Pertahanan – Patumbak Yang Dicampur Kapur


Kartika Indah Sari(1*), Lungguk Tambunan(2),


(1) Universitas Harapan Medan
(2) Universitas Harapan Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Pemadatan dilaboratorium menghasilkan berat volume kering maksimum yang dicapai pada kadar air tertentu, pemadatan sangat bergantung pada jenis tanah, kadar air dan usaha yang diberikan pada saat pemadatan. Usaha yang diberikan (energi pemadatan) sangat bergantung pada jumlah tumbukan perlapisan, jumlah lapisan, berat penumbuk, tinggi jatuh penumbuk dan volume cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil perbandingan Nilai kepadatan kering maksimum dan nilai Kadar air optimum dengan menggunakan metode Standar Proctor dan Modified Proctor terhadap tanah dari Jalan Pertahanan – Patumbak yang dicampur dengan Kapur. Hasil Analisa percobaan yang didapatkan dari tanah Jalan Pertahanan – Patumbak dengan lolos saringan No.#200 40,06 %, Liquid Limit (LL) 31,60 %, Plastis Limit (PL)16,87 %, Plastis Index (PI) 14,73 %. Menurut Unified Soil Classification (USCS) tanah ini masuk kedalam simbol CL –anorgaic dengan plastisitas rendah sampai sedang, Sedangkan menurut Association of State Highway and Tranportation Officials (AASHTO) termasuk kedalam golongan A -6 digunakan sebagai tanah timbunan. Hasil yang didapat dengan pengujian Standart Proctor ASTM D-698  AASHTO  T-maksimum  kepadatan  kering  1,931  gr/cm3,  Kadar  air  optimum  11,90%, pengujian Modified Proctor ASTM D-1557 AASHTO T-180 maksimum kepadatan kering 1,946 gr/cm3, Kadar air optimum 12,1 %. Pemakaian metode Modified Proctor ASTM D-1557 AASHTO T-180 lebih tinggi hasilnya dibandingkan dengan metode Standart Proctor ASTM D-698 AASHTO T-99.

 


Keywords


Pemadatan, Karakteristik Tanah, Proctor Standart, Proctor Modified

Full Text:

PDF

References


American Associaton of State Highway and

Transportation Officials (1982), AASHTO Materials, Part II, Washington, D.C.

American Society for Testing and Materials (1982).

ASTM Book of Standards, Part 19, Philadelphia, Pa.

Casagrande, A. (1948). “Classification and Identification of Soils,” Transaction, ASCE, Vol. 113, 901-

Das, Braja M. (1995), Mekanika Tanah (Prinsip – prinsip Rekayasa Geoteknis) jilid 1, Erlangga, Jakarta.

Laboratorium Mekanika Tanah 2018. Buku Petunjuk Praktikum mekanika tanah 1. Laboratorium mekanika tanah jurusan teknik sipil Fakultas

Teknik Universitas Harapan Medan.

Proctor, R. R. (1933). “Design and Construction of Rolled Earth Dams,” Engineering News Record,

Karl Terzaghi, 2016, Soil Mechanics in Engineering Studio work, Amazon Warehouse DealsVol. 3, 245-248, 286-289, 348-351, 372-376.

Ingles, & Metcalf. (1972). Soil Stabilization, Principles and Practice. USA: USA. Malikhi, I. (2016)




DOI: https://doi.org/10.31289/jcebt.v4i1.3568

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jcebt dan Email: jcebt@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License