Pengaruh Pemeraman Terhadap Nilai Kuat Kuat Tekan Tanah Lempung Sungai Serdang Batang Kuis Deli Serdang Dengan Penambahan Abu Cangkang Sawit


Surta Ria Nurliana Panjaitan(1*), Mahyuzar Masri(2),


(1) Institut Teknologi Medan
(2) Institut Teknologi Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Tanah lempung merupakan jenis tanah berbutir halus yang mempunyai daya dukung tanah yang rendah dan sensitif terhadap perubahan kadar air sehingga tanah bersifat labil. Maka untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan suatu perbaikan atau stabilisasi tanah lempung sebagai tanah dasar. Salah satu cara stabilisasi yaitu dengan menambahkan abu cangkang sawit pada tanah lempung. Tanah lempung yang diteliti berasal dari daerah Sungai Serdang Batang Kuis, Deli Serdang. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian pendahuluan untuk mendapatkan sifat fisis dan mekanis dari tanah asli dan pengujian lanjutan dengan penambahan abu cangkang sawit. Persentase kadar abu cangkang sawit yang digunakan adalah 0%, 3%, 6%, 9%, 12% dan 15%. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap kuat tekan (Unconfined Compression Test) dengan menggunakan kadar air optimum yang diperoleh dari uji pemadatan. Penambahan abu cangkang sawit 12% menghasilkan kuat tekan yang efektif pada pemeraman 7 sampai dengan 14 hari, dan dilihat dari sifat mekanis tanah tergolong sangat kaku, maka dengan penambahan abu cangkang sawit dapat memperbaiki sifat fisik dan  mekanis tanah.

 


Keywords


Stabilisasi, Abu Cangkang Sawit, Pemeraman, Kuat Tekan

Full Text:

PDF

References


Muntohar, A.S, dan Hashim, R, (2005), Determination of plastic limits of soils using cone penetration.

Bowles,J.E (1984), Sifat – Sifat Fisis dan Geoteknis Tanah, Edisi Kedua (Terjemahan), Penerbit Erlangga, Jakarta.

Braja M. Das. (1994), Mekanika Tanah (Prinsip-Prinsip Rekayasa Geoteknis), Julid I dan II, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Chen, F.H. (1975), Foundation on Expansive Soiks, Development in Geotechnical Engineering 12, Elsevier Scientific Publishing Company, New York.

Grim, R.E. (1962), Applied Clay Minerology, McGraw-Hill Book Company, New York.

Hardiyatmo, H.C, (2002), Mekanika Tanah I dan II, Gajah Mada University Press.

Ingles. O. G dan Metcalf, J.B. ( 1972 ), Soil Stabilization Principles and Practice, Butterworth, Sydney.

Standar Pengujian Tanah menurut American Assosiation of State Highway and Transportation Officials (AASHTO)

Standar Pengujian Tanah menurut American Standard Testing and Material (ASTM)

Qunik Wiqoyah (2006). Pengaruh kapur terhadap kuat dukung tanah lempung. Staf Pengajar Teknik Sipil Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Panjaitan, S.R.N, (2008). Kajian terhadap perubahan nilai kohesi dan sudut geser struktur tanah akibat penambahan abu sekam padi, Proceeding of NURI International.

Panjaitan, S.R.N, (2012), Pengaruh waktu pemeraman terhadap nilai kohesi tanah mengembang yang distabilisasi dengan abu cangkang sawit, A.S.P Jurnal ITM.




DOI: https://doi.org/10.31289/jcebt.v4i1.3570

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jcebt dan Email: jcebt@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License