Escorting Democracy with Local Wisdom: Depiction of Regional Election Supervision in the midst of Pandemic


Kristian Kristian(1*), Nuraliah Ali(2), Karlinae D Bangas(3), Supiya Supiya(4),


(1) Universitas Palangka Raya
(2) Universitas Palangka Raya
(3) Universitas Palangka Raya
(4) Universitas Palangka Raya
(*) Corresponding Author

Abstract


This paper aims to describe the supervision of the Central Kalimantan regional head election during the pandemic. The problem is focused on how the description of election supervision by Election Supervisory Agency? and what constraint are faced and their solutions in the context of local wisdom?. The research type is descriptive qualitative. Data Collecting through interviews, observation, and literature study. The data obtained were analyzed descriptively using the Mile and Huberman model. This study shows several things: First, the implementation of supervision is more on tasks outside the crucial task of Bawaslu, namely the supervision of the pandemic health protocols as an additional task burden. Second, the obstacles faced by Bawaslu starting from the preparation, voting, and post-voting. Namely: Updating and determining the voter list was constrained by the Work From Home and Large-Scale Social Restrictions policies; Procurement and distribution of logistics whose suppliers had not yet recovered from the impact of the pandemic; Some officials were reluctant and resigned because of the rapid test rules; distorted ballot papers; The officers' lack of compliance with the working mechanism that had been determined. Third, The context of local wisdom in the supervision of Pilkada in Central Kalimantan, namely: Balanga, Huma Betang, Ma'mapas Lewu, Isen mulang, and Dayak Greetings: Tabe salamat lingu nalatai, Salam Sujud Karendem malempang, Adil ka’ Talino bacura’mi ka’ Saruga, Basengat kajubata.

Keywords


Election Supervision; Local Wisdom; Democracy; Pandemic

References


Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. (2020). Asisten I Wakili Gubernur Kalteng Hadiri Kegiatan Ritual Ma’mapas Lewu Tahun 2020. Https://Setda.Kalteng.Go.Id/Publikasi/Detail/Asisten-i-Wakili-Gubernur-Kalteng-Hadiri-Kegiatan-Ritual-Mamapas-Lewu-Tahun-2020.Acceed on January 2020

Chilwanto, E., Safna, S., Mutiara, M., Rahmad, G., Offeny, O., & Saefulloh, A. (2021). Upacara Ma’Mapas Lewu (Studi Kasus di Kota Kasongan Kalimantan Tengah). Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 374–354.

Devika, M., Mulyono, G. P., & Nahuddin, Y. E. (2020). Penegakan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19. Conference on Law and Social Studies., 1(1), 1–15.

Hapsari, D. A. (2021). Wacana Pro Kontra Pilkada Serentak di Masa Pandemi Covid-19 pada Pemberitaan Online. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 140–148.

Hasibuan, R. P. P. M. (2020). Urgensitas Perppu Pilkada Di Kala Wabah Pandemi Covid-19. ADALAH, 4(1).

Hutapea, B. (2015). Dinamika hukum pemilihan kepala daerah di Indonesia. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 4(1), 1–20.

Isnaini, H. (2018). Kedudukan, Tugas Dan Kewenangan Bawaslu Menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia (Skripsi).

Jurdi, F. (2018). Pengantar Hukum Pemilihan Umum. Kencana.

Kennedy, R., & Suhendarto, B. P. (2020). Diskursus Hukum: Alternatif Pola Pengisian Jabatan Kepala Daerah di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(2), 188–204.

Maharani, A., & Efriza. (2021). Manajemen strategis pilkada serentak 2020: belajar dari suksesnya pemilu korea selatan di tengah pandemi covid-19 (strategic management of local election 2020: learning from the success of south korea election under the covid-19). Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(10), 199–214.

Mariane. (2014). Kearifan Lokal Masyarakat Hutan Adat. Rajawali Pres.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An Expanded sourcebook (Second). Sage.

Muhlis, M. (2020). Polemik Pilkada 2020 Di Masa Pandemi Covid-19: Antara Demokrasi Dan Oligarki. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 116–141.

Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gurbenur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas UndangUndang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-UndangRahmani, A. A. N. (2021). Potensi Masalah Pilkada Serentak 2020 dan Kekhawatiran Masyarakat Pemilih Muda. KEMUDI: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 167–178.

Ristyawati, A. (2020). Efektivitas Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Pada Masa Pandemi Darurat Covid-19 di Indonesia. CREPIDO, 2(2), 85–96.

Rostiana, H., Nurbani, S., & Riswanto, D. (2020). Nilai-Nilai Filosofis Huma Betang Suku Dayak Kalimantan. Jurnal Budaya Nusantara, 3(2), 118–125.

Sarjan, S., Mulya, K. al K., & Chadijah, S. (2020). Problematika Dan Teknis Penyelengaraan Pemilihan Kepala Daerah Pada Masa Pandemi CoviD 19. Rechtsregel: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 59–76.

Sartini, S. (2004). Menggali kearifan lokal Nusantara: Sebuah kajian filsafati. Jurnal Filsafat, 14(2), 111–120.

Sentosa, A., & Suprapti, W. (2020). Pendidikan Politik Bagi Siswa Kelas XII Berbasis Kearifan Lokal Di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Anterior Jurnal, 20(1), 55–63.

Umayasari, U., & Kurniawan, R. C. (2020). Dinamika Pilkada di Tengah Pandemi dalam Memenuhi Amanat Konstitusi. Dinamika Pilkada Di Tengah Pandemi Dalam Memenuhi Amanat Konstitusi, 14(02), 69–79.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi UndangUndang

Usop, T. B. (2011). Kearifan lokal dalam arsitektur kalimantan tengah yang berkesinambungan. Jurnal Perspektif Arsitektur, 6(1), 25–32.

Utami, D. K. S. (2021). Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Tengah Pandemi Covid-19 Berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2020. Wasia: Jurnal Pemilu Dan Demokrasi, 1(1), 13–26.

Yukrisna, T. (2020). Bawaslu Kalimantan Tengah Bentuk 5 Zona Pengawasan Pendistribusian Surat Suara. Https://Kalteng.Bawaslu.Go.Id/Informations/View/Bawaslu-Kalimantan-Tengah-Bentuk-5-Zona-Pengawasan-Pendistribusian-Surat-Suara.Html. Tanggal 20 Februari 2021.




DOI: https://doi.org/10.31289/jppuma.v9i2.5447

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License