Persepsi Orang Tua terhadap Pentingnya Pendidikan bagi Anak

Autor(s): Nina Siti Salmaniah Siregar
DOI: 10.31289/jppuma.v1i1.548

Abstract

Persepsi orang tua dalam mewujudkan kepribadian dan pendidikan anak dan untuk memahami sebab orang tua harus lebih terlibat dalam pendidikan anak. Pendidikan yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya adalah merupakan pendidikan yang akan selalu berjalan seiring dengan pembentukan kepribadian anak tersebut dan peran orang tua dalam menunjang pendidikan anak terbatas pada persoalan dana. Persepsi orang tua bertanggung jawab juga memikirkan dan mengusahakan agar senantiasa terciptakan dan terpelihara suatu hubungan antara orang tua dengan anak yang baik, efektif dan menambah kebaikan dan keharmonisan hidup dalam keluarga, sebab telah menjadi bahan kesadaran para orang tua bahwa hanya dengan hubungan yang baik kegiatan pendidikan dapat dilaksanakan dengan efektif dan dapat menunjang terciptanya kehidupan keluarga yang harmonis. Persepsi orang tua diharapkan dapat melakukan semua itu dengan niat yang tulus untuk menciptakan generasi yang mempunyai moral yang luhur dan wawasan yang tinggi serta semangat pantang menyerah dan sikap apatis orang tua yang peduli terhadap pendidikan anak akan menambah jumlah mutu pendidikan yang baik.

Keywords

Persepsi, Orangtua, Pendidikan, Anak

References

Akhadiah, S. dkk. 1999. Pengantar Persepsi Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Arikunto, S, Prosedur Penelitian suatu pendekatan Praktek, Erlangga, Jakarta, 2006.

Dariyo, A. 2004. Psikologi Perkembangan Remaja. Ghalia Indonesia. Bogor.

Dodi, S, 2000, Persepsi Orang Tua, Depok: Ghalia Indonesia.

Kurniawan, I.N. 2008. “Orangtua Terlibat dalam Pendidikan Anak”. http://kurniawan.staff.uii.ac. (diakses 10 Oktober 2008 pukul 06.05)

Kartono, K. 1995. Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Mandar Maju. Bandung

Keraf, G. 2004. Argumentasi dan Narasi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Navis, A.A. 2006. Robohnya Surau Kami. Penerbit Balai Pustaka, Jakarta.

Murdiyatmoko, J. 2008. Sosiologi Memahami dan Mengkaji Masyarakat. Jakarta : Grafindo Media Pratama.

Rahayu, P. 2008. ”Orang Tua Perlu Pahami Makna Pendidikan Anak “. http://bbawor.blogspot.com/2008/08/orang-tua-perlu-pahami-makna-pendidikan.html. (diakses 10 Oktober 2008 pukul 05.56)

Jalaludin, R, 1998, Pembinaan Kemampuan. Jakarta, Erlangga.

RI. 1997. Undang-Undang Peradilan Anak (UU No. 3 Tahun 1997). Jakarta: Sinar Grafika.

Huraerah, S, 2006, Kekerasan Terhadap Anak. Penerbit Nuansa, Jakarta.

Suwarno. 1992. Pengantar Umum Pendidikan. Jakarta: Aksara Baru.

Syafei, S. 2002. Bagaimana Anda Mendidik Anak. Depok: Ghalia Indonesia.

Nasution S.. 1992. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Bumi Aksara.

Devi S. 2007. Jadilah Pembimbing dan Guru bagi Putra Putri Anda. Bandung: NUANSA.

Sugiharto, S.T. 2001, Meningkatkan proses persepsi. Yogyakarta: Andi

Team BPK FKIP UNS. 1995. Dasar Kependidikan. Surakarta: UNS Press.

Mansur, Y. 2007. “Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak”.http://kajianmuslim.wordpress.com. (diakses 9 Oktober 2008 pukul 20.38).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.