Pengaruh Pendidikan dan Status Sosial Ekonomi Kepala Keluarga bagi Kesehatan Lingkungan Masyarakat

Autor(s): Mbina Pinem
DOI: 10.31289/jppuma.v4i1.896

Abstract

This paper aims to investigate the influence of education and socioeconomic status of the family head of the environmental health community. Such educational factors influencing knowledge about the family head of environmental health. Revenue also greatly affect each household about the health of the environment. Employment / livelihoods also influences knowledge about environmental health chief. Social status greatly affects the environmental health held where if the higher the socioeconomic status of the family head nice views of education, employment and work / livelihood, the better the health of the environment that is held. That the head of the family socioeconomic status (education, income and employment / livelihood) contributed greatly that a significant difference between the socioeconomic status of the family head

Keywords

Effects; Education; Socio-Economic Status; Head of Family; Health

Full Text:

PDF

References

Ali, Z. 2000. Dasar-Dasar Pendidikan Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan. Jakarta: Trans Info Media.

Azwar, A. 1990. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya.

BPS. 2010. Badan Statistik Sensus Jumlah Penduduk Indonesia. (Online). http://www.data-statistik-sensus-jumlah-penduduk-Indonesia.com. Diakses 4 November 2010 Pukul 12.30

BPS. 2010. Indikator Keluarga Sejahtera Penduduk Indonesia. (Online). http://www.data-statistik-jumlah-indikator-penduduk-sejahtera-Indonesia.com. Diakses 4 November 2010 Pukul 12.30

Diskes. 2009. Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan (Online). hhtp://diskesbanggai.wordpress.com. Diakses 28 Juli 2010 Pukul 16.00 wib.

Everes. 1982. Kemiskinan dan Kebutuhan pokok. Jakarta: CV. Rajawali.

Gowasa, I., & Syafruddin R., (2015). Implementasi Program Raskin Untuk Membantu Perekonomian Masyarakat Miskin Di Kecamatan Tanah Masa Kabupaten Nias Selatan, Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 3 (2): 97-111

Hendropuspito. 1989. Sosiologi Sistematik. Yogyakarta: Kanisius.

Ihsan, F. 2005. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Kartono, K. 1997. Tinjauan Politik Mengenai Sistem Pendidikan Nasional, Beberapa Kritik dan Sugesti. Jakarta: PT. Pradnya Paramita

Masitho, B., (2014), Studi Gender dan Ekonomi (Isu Kemiskinan), Jurnal Ilmu Administrasi Publik 2 (1) 22-30

Mulia, M. R. 1992. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Eraha Ilmu

Notoatmodjo, S. 2007. Ilmu dan Seni Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Primbodo, S. 1991. Pendidikan Kependudukan. Surabaya: Bina Ilmu.

Ryadi, S. 1971. Pengantar Kesehatan Lingkungan: Dimensi dan Tinjauan Konseptual. Surabaya: Karya Anda.

Sajogyo. 1996. Memahami dan Menanggulangi Kemiskinan di Indonesia. Jakarta: Grafindo.

Slamet, J. S. 1994. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Sukarni, M. 1994. Kesehatan Keluarga dan Lingkungan. Yogyakarta: Kanisius.

Sumardi, M dan Evers, H. Dieter. 1982. Kemiskinan dan Kebutuhan pokok. Jakarta: CV. Rajawali.

Supardi, I. 1994. Lingkungan Hidup dan Kelestariannya. Bandung: Alumni

Tatang, A. 1986. Signifikansi Hasil Penelitian. Yogyakarta.

Tika, P. 2005. Metode Penelitian Geografi. Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-Undang Pendidikan Nasional No.2 Tahun 1989. Depdikbud. Jakarta

Refbacks

  • There are currently no refbacks.