Tata Kelola Informasi Peta Zona Nilai Tanah pada Kantor Pertanahan Kota Semarang


Niken Susanawati(1*), Retno Sunu Astuti(2), Budi Puspo Priyadi(3), Teuku Afrizal(4),


(1) Universitas Diponegoro
(2) Universitas Diponegoro
(3) Universitas Diponegoro
(4) Universitas Diponegoro
(*) Corresponding Author

Abstract


The community doesn’t know the benefits and access to information on land value zone maps at the Semarang City Land Office yet, so the sale and purchase transactions that occur still use the Tax Object Selling Value (NJOP) whose value is below the land market price. The information on the prevailing land value zone map is also assessed that there are not in accordance with market prices, thus making the public file a complaint at the Semarang City Land Office. However, the lack of transparency provided made the community less aware of how the complaint procedure was, and the community was not even involved in determining the price on the applicable land value zone map. The purpose of this study was to determine how the management of land value zone map information at the Semarang City Land Office, which is considered to have not been done optimally. The theory used in this study refers to Vane Klasen's public participation and the transparency (policy, easy access, check and balance principle) proposed by Sedarmayanti. This study uses a qualitative approach and the researcher as a key instrument. The results show that the management of land value zone map information at the Semarang City Land Office has not been maximally implemented, that there is still a need to improve the socialization of benefits and the process of complaints about land value zone map information and public participation.

 

 


Keywords


Governance; Land Value Zone; Transparency; Public Participation

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Ilmiah. In Rineka cipta, Jakarta.

Astuti, R. S., Warsono, H., & Rachim, A. (2020). Collaborative Governance Dalam Perspektif Administrasi Publik (Tim DAP Press (ed.)). Program Studi Doktor Administrasi Publik.

BPN. (2018). Petunjuk Teknis Penilaian Tanah. In Standar Operasional Prosedur Internal. BPN.

Fahirah, F., Basong, A., & Tagala, H. H. (2010). Identifikasi faktor yang mempengaruhi nilai jual lahan dan bangunan pada perumahan tipe sederhana. Jurnal SMARTek, 8(4), 251–269.

Hariani, D. (2008). Manajemen Komplain Dan Penanganan Keluhan Dalam Pelayanan Publik. Dialogue, 5(2), 239–253.

Irawan, A. (2018). Transparansi Pelayanan Publik Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Madani, 10(3), 86–101.

Kamaluddin, S. (2019). Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) pada Kantor Distrik Okhika Kabupaten Pegunungan Bintang. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Ilmu Pemerintahan, 3(1), 222–228.

Maani, K. D. (2012). Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Jurnal Demokrasi, 8(1), 17–30.

Miles, M. B., Hubberman, A. M., & Saldajana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook (3rd ed.). UI-Press.

Nasim, A., & Romdhon, M. R. S. (2014). Pengaruh Transparansi Laporan Keuangan, Pengelolaan Zakat, Dan Sikap Pengelola Terhadap Tingkat Kepercayaan Muzakki (Studi Kasus Pada Lembaga Amil Zakat Di Kota Bandung). Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 2(3), 550–561.

Pratolo, S. (2008). Transparansi Dan Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Dalam Hubungannya Dengan Perwujudan Keadilan Dan Kinerja Pemerintah Daerah: Sudut Pandang Aparatur Dan Masyarakat Di Era Otonomi Daerah. Jurnal Akuntansi Dan Investasi, 9(2), 108–124.

Putri, F. M. W. I. (2018). Akuntabilitas dan Transparansi Pelayanan Publik (Studi tentang Akuntabilitas dan Transparansi Pelayanan pada Izin Usaha di Dinas Perdagangan Kota Surabaya). Repository Universitas Airlangga.

Rachmawati, Y., Susanto, D., & Yusuf, D. A. (2015). Pengaruh Good Governance Terhadap Kualitas Pemberian Layanan Publik. Jurnal Paradigma Universitas Islam Batik Surakarta, 12(2), 116060.

Rejeki, R., Sriatmi, A., & Arso, S. (2015). Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh Tim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kepada Pasien di RSUD Raa Soewondo Kabupaten Pati. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 3(1), 18544.

Sedarmayanti. (2009). Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan kepemimpinan Masa Depan. In Refika Aditama.

Sedarmayanti. (2012). Good Governance: Kepemerintahan Yang Baik & Good Corporate Governance: Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Bagian Ketiga, Edisi Revisi. Bandung: CV. Bandar Maju., 4(2), 91.

Tumuber, V. A., Rompas, W. Y., & Pombengi, J. D. (2018). Penanganan Keluhan Masyarakat Pada Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Administrasi Publik, 4(58).

Ulisah, S. (2016). Pengaruh Tata Kelola Pemerintahan yang Baik(Good Governance) Terhadap Resistensi Sosial Perubahan Pembangunan oleh Masyarakat. Gema Keadilan, 3(1), 86–95.




DOI: https://doi.org/10.31289/perspektif.v10i2.4463

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.