Implementasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Di Desa Natambang Roncitan Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan


Lena Sari Dalimunthe(1*), Humaizi Humaizi(2), Abdul Kadir(3),


(1) Universitas Sumatera Utara
(2) Universitas Sumatera Utara
(3) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


The purpose of this study was to determine the implementation of subsidized fertilizer distribution in the Natambang Roncitan Village, Arse District. This type of research uses qualitative research with descriptive methods. Research informants include the Secretary, Head of Facilities and Infrastructure at the Agriculture Office, Distributors, Retailers, BPP, PPL, and farmer/farmer groups. Data collection techniques using interviews, documentation studies, and data retrieval techniques. The results showed that the implementation of subsidized fertilizer distribution in Natambang Roncitan Village, Arse District was still not optimal due to lack of supervision. Some problems that can still be addressed by the Regional Agriculture Office of South Tapanuli Regency include prices at the farmer/farmer group level that do not match the Highest Retail Price (HET), kiosks that sell to farmers outside their scope of the area, and bureaucracy that is too long in distributing subsidized fertilizers.

Keywords


Implementation; Distribution; Subsidized Fertilizer.

Full Text:

PDF

References


Adisasmita, R. (2011). Manajemen Pemerintahan Daerah. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Agustino, L. (2008). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung : Alfabeta.

Andrian, I. (2001). Panduan Pengembangan Organisasi. Yogyakarta : Penerbit Andi.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. PT.Rineka Cipta, Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Selatan. (2018). Kabupaten Tapanuli Selatan Dalam Angka. Padangsidimpuan. BPS Kabupaten Tapanuli Selatan

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Selatan. (2018). Kecamatan Arse Dalam Angka 2018. Padangsidimpuan. BPS Kabupaten Tapanuli Selatan

Bazeley, P. (2013). Qualitative Data Analysis Practical Strategies. SAGE Publication, Thousand Oaks California.

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementrian Pertanian. (2017). Petunjuk Pelaksanaan Penyediaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2018.

Efendi, S., dan Tukiran. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta : LP3ES.

Fadly, M,, Lubis, Z., dan Musika, M. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Distribusi Pupuk Bersubsidi pada Petani Padi Sawah (Studi Kasus: Desa Purbaganda Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun). Jurnal Agribisnis Sumatera Utara. 8 (2).

Handoko, T.H. (2001). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Indiahono, D. (2009). Kebijakan Publik Berbasis Dynamic Policy Analysis. Yogyakarta : Gava Media.

Kotler, P. (2007). Manajemen Pemasaran, Analisis Perencanaan, Pengendalian. Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

Moleong, L.J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, D. (2015). Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik : Konsep dan Aplikasi Proses Kebijakan dan Pelayanan Publik. Bandung : Alfabeta.

Nazir, M. (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nugroho, R. (2011). Public Policy: Dinamika Kebijakan, Analisis Kebijakan, Manajemen Kebijakan. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Rangkuti, S. (2012). Efetifitas Pendistribusian Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Deli Serdang Studi Kasus di Kecamatan Hamparan Perak. Jurnal Administrasi Publik. 3 (2): 287-318.

Robbins P.S., & Coulter, M. (2007). Management. New Jersey: Precentice Hall.

Rusydiana, T., dan Retnoningsih, D. (2016). Efektivitas Distribusi Pupuk Bersubsidi (Studi Kasus di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang). Seminar Nasional Pembangunan Pertanian 2016.

Schermerhorn, J.R. (2006). Management 8Th ED. India: Wiley India Pvt Limited.

Sedarmayanti. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung : PT Refika Aditama.

Syah, K., Wasiati, I., dan Makmur, M.H. (2015). Pelaksanaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Desa Ajung Kecamatan Ajung. Jurnal Adminitrasi Negara Universitas Jember. 1 (1): 1-14.

Sularno, B.I., dan Handayani, N. (2016). Analisis Pelaksanaan Kebijakan dan Distributsi Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Karawang Jawa Barat. Jurnal Agrosains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Jakarta. 1 (2): 74-87.

Spudnik, S. (2011). Sistem Distribusi Berbasis Relationship. Jakarta: Direktorat Jenderal Pertanian.

Sugiyono, (2009). Metode Penelituan Kualitatif, Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta.

Tahir, A. (2015). Kebijakan Publik & Transparansi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Bandung : Alfabeta.

Tangkilisan, H.N.S., (2003). Implementasi Kebijakan Publik Transformasi Pikiran George Edwards. Yogyakarta : Lukman Offset dan Yayasan Pembaruan Administrasi Publik Indonesia (YPAPI).

Usman, H., dan Akbar, P.S., (2009). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Winardi, J. (2005). Manajemen Perubahan. Cetakan Ke-1, Jakarta, Prenada Media.

Winarno, B. (2008). Kebijakan Publik Teori dan Proses. Jakarta; Media Pressindo.

Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah :

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15 Tahun 2013 tentang tentang Penetapan Pupuk Bersubsidi sebagai Barang dalam Pengawasan.

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 47 Tahun 2017 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2018.

Peraturan Bupati Tapanuli Selatan Nomor 108 Tahun 2016 tentang Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan




DOI: https://doi.org/10.31289/perspektif.v10i2.5059

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.