Penyelesaian Sengketa Pertanahan Melalui Perbaikan Kualitas Data Pertanahan Di Kabupaten Manggarai Barat


Lusiana Maryati Karuni Poso Teku(1), Mujiati Mujiati(2), Dian Aries Mujiburohman(3),


(1) Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Timur
(2) Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
(3) Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Abstract


One of the causes of land problems is the absence of complete and accurate data on registered land ownership. This happens because the digitization process has not yet been completed, whether the certificates, land books or letters of measurement and maps. So, the purpose of this study is to analyze the quality of land data to identify and resolve land disputes. The method used is a qualitative descriptive method, with the results showing that one of the Independent Land Data Quality Improvement activities (PKDPM) produces a dispute map containing the names of the parties with problems and the location of the land indicated as problematic. Based on the dispute map, it can identify 58 (fifty-eight) land disputes which are classified into 4 (four) namely overlapping, boundary disputes, inheritance disputes and land ownership disputes. However, out of 58 disputes, only 5 cases could be resolved through mediation at the West Manggarai Land Office. So, it can be concluded that PKDPM activities are only able to identify disputes, but are not able to resolve existing disputes.

Keywords


Land Disputes; Land Data Quality; Mediation

Full Text:

PDF

References


Agas, K (2019). Respons Masyarakat Dalam Perkembangan Pariwisata Di Kelurahan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Skripsi. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. Jawa Barat.

Alfons, A. Mujiburohmanb, D.A & Sutaryono (2021) Penerbitan Dan Pembatalan Sertipikat Hak Atas Tanah Karena Cacat Administrasi. Jurnal Ilmu Hukum Universitas Riau, 10(2), 277-288.

Andiyanto, K., Mujiburohman, D. A., & Budhiawan, H. (2021). Penerapan Pendaftaran Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik Di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru. Acta Comitas: Jurnal Hukum Kenotariatan, 6(1), 198-210.

Farizky, H. (2018). Faktor-Faktor Terjadinya Tumpang Tindih Sertipikat Hak Atas Tanah Dalam Pendaftaran Tanah di Kabupaten Sukoharjo. Skripsi. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.

Handono, A. B., Suhattanto, M. A., & Nugroho, A. (2020). Strategi percepatan peningkatan kualitas data pertanahan di kantor pertanahan Kabupaten Karanganyar. Tunas Agraria, 3(3), 120-131.

Heka, Y. (2012). Taman Nasional Komodo Resmi Menjadi The New Seven Wonders Of Nature. https://www.kompasiana.com/yudhaheka/5510820f8133115a3bbc6496/taman-nasional-komodo-resmi-menjadi-the-new-seven-wonders-of-nature, diakses pada tanggal 02 November 2021.

Kurniati, N. (2016). " Mediasi-Arbitrase” Untuk Penyelesaian Sengketa Tanah. Sosiohumaniora, 18(3), 197-207.

Mahfiana, L. (2013). Sengketa kepemilikan hak atas tanah di Kabupaten Ponorogo. Kodifikasia, 7(1), 1-20.

Margaret, A. T. P., & Sapardiyono, S. (2021). Pelaksanaan Layanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik. Widya Bhumi, 1(2), 136-148.

Mawadah, M. (2020). Peningkatan Kualitas Data Bidang Tanah Di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Jurnal Tunas Agraria, 4(2), 159-173.

Mujiburohman, D. A., Arianto, T., & Riyadi, R. (2015). Kajian Yuridis Tumpang Tindih Pemilikan Tanah Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Yogyakarta: STPN Press.

Mujiburohman, D. A. (2021). Transformasi dari Kertas ke Elektronik: Telaah Yuridis dan Teknis Sertipikat Tanah Elektronik. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 7(1), 57-67.

Mulyadi & Satino. (2019). Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Tanah Bersertipikat Ganda. Jurnal Yuridis, 6(1), 147 – 173.

Ningrum, H. R. S. (2014). Analisis hukum sistem penyelesaian sengketa atas tanah berbasis keadilan. Jurnal Pembaharuan Hukum, 1(2), 219-227.

Parsaulian, A. P. (2019). Masalah Tumpang Tindih Sertipikat Hak Milik atas Tanah di Kota Banjarbaru (Putusan nomor: 24/G/2014/PTUN. BJM). BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 5(1), 129-135.

Permadi, I. (2016). Perlindungan hukum terhadap pembeli tanah bersertifikat ganda dengan cara itikad baik demi kepastian hukum. Yustisia Jurnal Hukum, 5(2), 448-467.

Rufalzyh. (2017). Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Labuan Bajo oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat. Skripsi. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.

Septina Marryanti P. dan Arsan Nurrokhman, (2019) Kesiapan Data Pertanahan Menuju Pelayanan Online. Prosiding Adminstrasi Pertanahan dan Tata Ruang di Indonesia Mnuju Modern, Digital, Terpercaya, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, 26 November 2019, 20-33.

Silviana, A. (2021). Urgensi Sertipikat Tanah Elektronik Dalam Sistem Hukum Pendaftaran Tanah di Indonesia. Administrative Law and Governance Journal, 4(1), 51-68.

Suhattanto, M. A., Sarjita, S., Sukayadi, S., & Mujiburohman, D. A. (2021). Kualitas Data Pertanahan Menuju Pelayanan Sertifikat Tanah Elektronik. Widya Bhumi, 1(2), 100-114.

Wahyuni, A. T. (2021). Penyelesaian Sengketa Pertanahan Melalui Mediasi Di Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.31289/perspektif.v11i2.6120

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.