Sensualitas dan Tubuh Perempuan dalam Film-film Horor di Indonesia (Kajian Ekonomi Politik Media)

Autor(s): Primada Qurrota Ayun
DOI: 10.31289/simbollika.v1i1.46

Abstract

Abstrak

Adanya ketidakseimbangan hubungan sosial antara laki-laki dan perempuan adalah hasil dari strukturasi dalam sistem sosial yang membuat perempuan selalu menjadi objek dalam media massa. Film horor di Indobesia, menampilkan perempuan sebagai komoditas yang di tawarkan. Melalui pendekatan kritis, tulisan ini mencoba untuk melihat bagaimana film horor di Indonesia yang menunjukkan sensualitas dan tubuh perempuan adalah hasil dari tendensi ekonomi dan politik.

 

 

Keywords

woman, horror movie, commodity, structuration

Full Text:

PDF

References

Eriyanto. 2001. Analisis Wacana : Pengantar Analisis Teks Wacana. Yogyakarta: LkiS

Hollows, J. 2000. Feminsme, Feminitas & Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra

Irawanto, B, Novi, K, dan Rahayu. 2004. Menguak Peta Perfilman Indonesia. Jakarta: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI Jurusan Ilmu Komunikasi , FISIPOL, Universitas Gadjah Mada

Moscow, V. 2009. The Political Economy of Communication. Singapore: SAGE.

Sunarto. 2009. Televisi, Kekerasan, & Perempuan. Jakarta: Kompas

Tong, R. P. 2008. Feminist Thought. Yogyakarta: JalaSutra

Rusdiarti, S. R. (2011). Film Horor Indonesia : Dinamika Genre.

http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=sejarah%2Bfilm%2Bhoror%2Bdi%2BIndonesia&source=web&cd=2&ved=0CCEQFjAB&url=http%3A%2F%2Fstaff.ui.ac.id%2Finternal%2F0706050113%2Fpublikasi%2FFilmHororIndonesia.pdf&ei=kT6uTuucLZDrrQfIqMDADA&usg=AFQjCNHuLbj66z1nFf9CVqIfgWMz-oLokQ&cad=rja, diakses tanggal 31 Oktober 2011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.