PERANAN KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN BELAWAN DALAM PENANGGULANGAN PENYELUNDUPAN EKSPOR SATWA LIAR YANG DILINDUNGI (Studi Pada KPPBC TMP Belawan)

Bayu Prakoso(1*), syamsul Arifin(2), Ridho Mubarak(3),


(1) Universitas Medan Area
(2) Universitas Medan Area
(3) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


The Government and the Directorate General of Customs and Excise have basically tried to eradicate the crime of smuggling, especially the smuggling of exports of wild animals that are protected through customs and excise legislation and customs and excise officials as acting or executing duties of customs and excise legislation, but the effort has not yet reaped maximum results because every year the crime of smuggling of protected wildlife exports is increasing.

 The results of the research and discussion explain how the implementation of customs regulations by the Customs and Excise Supervision and Service Office of Belawan Middle Customs Type in the prevention of smuggling of protected wildlife exports is carried out thoroughly against Law No.17 of 2006 concerning amendment of Law No.10 of 1995 concerning Customs and Director General Regulation Number: Per-32 / BC / 2014 concerning Customs Procedures in the Export Sector.

Keywords


Bea Cukai, Penyelundupan, Satwa Liar

Full Text:

PDF

References


A. Buku:

Asri Wijayanti, Strategi Penulisan Hukum, Lubuk Agung, Bandung, 2011.

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara, Eksistensi Pemerintah Dalam Upaya Penyelamatan Puspa dan Satwa di Propinsi Sumatera Utara, Makalah, Medan, 2000.

Kamisa, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Kartika, Surabaya, 1997.

Leden Marpaung, Tindak Pidana Penyelundupan, Masalah dan Pemecahan, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1991.

Mardjono Reksodipuro, Mencari Faktor Sebab Kejahatan, Prasarana Dalam Workshop Pemasyarakatan, UNPAD-FHPM, Bandung, 2007.

Martiman Prodjohamidjojo, Kedudukan Tersangka dan Terdakwa Dalam Pemeriksaan, Seri Pemerataan Keadilan, 2004.

P.A.f. Lamintang, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana Dengan Pembahasan Secara Juridis Menurut Jurisfrudensi dan Ilmu Pengetahuan Hukum Pidana, Sinar Baru, jakarta, 1984.

Rachmat Setiawan, Tinjauan Elementer Perbuatan Melawan Hukum, Alumni, Bandung, 1982.

Riduan Syahrani, Beberapa Hal tentang Hukum Acara Pidana, Alumni, Bandung, 2003.

R. Suprapto, Hukum Pidana Ekonomi Ditinjau Dalam Rangka Pembangunan Nasional, Wijaya, Jakarta, 2006.

Soedjono, Pemeriksaan pendahuluan Menurut KUHAP, Alumni, Bandung, 1983.

Syamsul Arifin, Metode Penulisan Karya Ilmiah dan Penelitian Hukum, Medan Area University Press, Medan, 2012.

Unit Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara I, Upaya Mengantisipasi Siklus Perdagangan Puspa dan Satwa Secara Liar di Sumatera Utara, Seminar Sehari dan Pameran Lingkungan BIOTA FMIPA Unimed, Sabtu 18 Nopember 2000, Medan.

W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, PN. Balai Pustaka, Jakarta, 2009.

M Ali Purwito, Kepabeanan dan Cukai (Pajak Lalu Lintas Barang) Konsep dan Aplikasi,Jakarta, 2010.

Prapto Soepardi, Tindak Pidana Penyelundupan, Pengungkapan dan Penindakannya, Usaha Nasional, Surabaya, 1991.

B. Peraturan Perundang-Undangan:

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Undang-Undang No.10 Tahun 1995 jo. Undang-Undang No.17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan

Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jiph.v3i2.1944

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

ISSN 2355-987X (Print) | ISSN 2622-061X (Online)