Analisis Tegangan Jatuh Lokasi Penempatan Trafo Distribusi 20 kV Untuk Penyaluran Energi

Indra Roza(1*),


(1) Universitas Harapan Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Dalam menyalurkan energi listrik dari pusat pembangakit ke pusat beban baik itu menggunakan sistem transmisi maupun sistem distribusi akan timbul jatuh tegangan di sepanjang saluran yang dilalui. Hal ini disebabkan selain oleh saluran yang cukup panjang, luas penampang, tahanan jenis, dan sambungan yang tidak baik juga disebabkan oleh arus yang mengalir pada penghantar dan daya yang diterima oleh beban serta faktor kerjanya. Guna mengatasi jatuh tegangan yang diterima oleh pihak pengguna (konsumen) maka pihak PT. PLN (Persero) melakukan evaluasi untuk mengatasi jatuh tegangan yang berdasarkan Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN) akan batas-batas toleransi tegangan pelayanan (maksimal +5% dan    minimal -10% dari tegangan nominal). Adapun suatu upaya oleh pihak PT. PLN (Persero) untuk mengatasi jatuh tegangan  tersebut adalah melakukan pemasangan transformator distribusi baru (penyisipan trafo) pada jaringan tegangan rendah, dengan pemasangan transformator distribusi baru (trafo sisip) pada jaringan tegangan rendah maka akan dapat meminimalkan besarnya jatuh tegangan pada saluran sehingga rugi daya listrik  dapat diminimalkan. Besar jatuh tegangan pada jaringan Rayon Card BL 34-1 sebelum pemasangan transformator distribusi baru (BL 255-1) tertinggi mencapai 12,28 % yaitu berdasarkan pengukuran kedua dengan rugi daya mencapai 21,168 kW. Besar jatuh tegangan pada jaringan Rayon Card BL 34-1 setelah pemasangan transformator distribusi baru (BL 255-1) tertinggi mencapai 8,29 % yaitu berdasarkan pengukuran kedua dengan besar rugi daya mencapai 10,633 kW dan untuk Rayon Card BL 255-1 (Transformator distribusi baru) besar jatuh tegangan tertinggi mencapai 3,55 % yaitu berdasarkan pengukuran kedua dengan besar rugi daya mencapai 1,594 kW. Besar jatuh tegangan yang dapat dikurangi dengan dilakukannya pemasangan transformator distribusi baru (BL 255-1) pada jaringan Rayon Card BL 34-1  adalah sebesar 0,44 %, dimana nilai jatuh tegangan sebelum pemasangan transformator distribusi baru pada jaringan Rayon Card BL 34-1 sebesar 12,28 % dan setelah pemasangan transformator distribusi baru nilai jatuh tegangan pada jaringan Rayon Card BL 34-1 sebesar 8,29 % dan pada jaringan Rayon Card BL 255-1 sebesar 3,55%.  


Keywords


Anilisis, Tegangan Jatuh, Penempatan, trafo Distribusi 20kV

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jesce.v1i2.1758

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.