Keadaan Gerakan Keluarga Berencana Di Desa Parlondu Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir

Lasriana Sinurat, Mbina Pinem

Abstract


The purpose of this research is to know the condition of family planning movement in terms of age, education, occupation, culture, and service quality of family planning acceptors in Parlondut Village, Pangururan District, Samosir District. The population is a married couples (PUS) who have been married for at least 5 years and already have children, and the sample is 40 people. Data collection techniques use interview lists and qualitative descriptive analysis techniques. Result: 1) Most of EFA (47,50%) have married age 25-29 years old with number of children more than two people, 2) In general, EFA (55,00%) have high school education with children more than 2 people 3 ) In general (37.50%) EFA mothers work in non-agricultural sectors as fish, tailor, IRT, traders, weavers with more than 2 children, 4) Batak culture has an influence in the EFA mindset about value and the number of children as the successor of the clan (100%) 5) there are 6 Quality of acceptor service of KB which influence to the non-success of family planning movement that is less appropriate method of contraception in the form of injection (35,00%) on self recommendation (67,50%) , less effective service mechanism performance (82,50%) with non-routine socialization / counseling (1-9 times in a year), so that the number of EFAs who have children more than 2 people and unable to follow family planning movement.


Keywords


Keadaan; Gerakan Keluarga Berencana.

Full Text:

PDF

References


Ardial. S. 1987. Lingkungan Biru KB Mandiri. Medan: Majalah kesehatan

Azwar, S. 2003. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Liberty

Badan Pusat Statistik Samosir. 2014. Kecamatan Pangururan Dalam Angka 2014. Samosir: BPS

Badan Pusat Statistik Samosir. 2014. Samosir Dalam Angka In Figures 2014. Samosir: BPS

Badan Pusat Statistik Samosir. 2014. Statistik Daerah Kecamatan Pangururan 2014. Samosir: BPS

Barus, M.M. 2011. Analisis Ketidakberhasilan Keluarga Berencana di Desa Tanjung Barus Kecamatan Barus Jahe Kabupaten karo. Skripsi. Medan: Jurusan Pendidikan Geografi FIS-UNIMED

BKKBN Sumatera Utara. 2014. Profil Kependudukan Provinsi Sumatera Utara. Medan: BKKBN

BKKBN. 1989. Buku Sumber Pendidikan KB. Jakarta: BKKBN

BKKBN. 1998. Gerakan Keluarga Berencana Nasional. Jakarta: BKKBN

BKKBN. 2000. Bimbingan (Konseling) KB. Jakarta: BKKBN

Daldjoeni, N. 1987. Pokok-pokok Geografi Manusia. Bandung: PT Alumni.

Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Proyek Penelitian Pengrajin dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya. 1992. Sistem Pengendalian Sosial Tradisional Masyarakat Melayu di Sumatera Utara. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Fitri, N. 2011. Persepsi Pasangan Usia Subur (PUS) TentangPembatasan Jumlah Kelahiran Anak di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan. Skripsi. Medan: Jurusan Pendidikan Geografi FIS-UNIMED

Handilbakti. 2013. Konsep Pasangan Usia Subur dan Akesptor KB, (Online), http://www.handilbakti.com/2013/06/pasangan-usia-subur dan Akseptor -KB.html, diakses 21 Juni 2014).

Hartanto, H. 2004. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Karolina, A.2015.Keadaan Gerakan Keluarga Berencana di Desa Indra Yaman Kecamtan Talawi Kabupate Batubara.Skripsi.Medan: Jurusan Pendidkan geografi FIS-UNIMED

Mantra, I.B. 2003. Demografi Umum. Yogyakarta: Pustaka belajar.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. (et.al). 2014. Grand DesignPembangunan Kependudukan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2011-2035. Medan: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara

Pentaloka BKKBN. 1990. Sudut Pandang Adat Budaya Melayu Terhadap Konsep NKKBS. (http://usupress.usu.ac.id, diakses 18 April 2010.

Permana, Ida bagus. 2011. Kebijakan dan Strategi Operasional Pengendalian Penduduk. Jakarta: BKKBN

Pinem, M (2016). Pengaruh Pendidikan dan Status Sosial Ekonomi Kepala Keluarga bagi Kesehatan Lingkungan Masyarakat, JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 4 (1): 97-105.

PP No. 62 Tahun 2010 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Setiyaningrum, E., dan Zulfa B.A. 2014. Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Trans Info Media.

Simatupang, M. 2011. Faktor- faktor Yang Mempengaruhi Penduduk Menjadi Aseptor KB Studi Kasus Di Kecamatan Jati Negara Kecamatan Binjai Utara Kota Madya Binjai. Skripsi. Medan: Jurusan Pendidikan Geografi FIS-UNIMED

Siregar, F.A., 2003. Pengaruh Nilai dan Jumlah Anak Pada Keluarga Terhadap Norma Keluarga Kecil Bahagia Dan Sejahtera (NKKBS). (http://library.usu.ac.id/download/fkm-fazidah2.pdf).

Sudjana. 2005. Metode Statistika. Edisi keenam. Bandung: Tarsito

Suharyanto, A. (2015). Pendidikan dan Proses Pembudayaan dalam Keluarga, Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 7 (2) (2015): 162-165.

Sutardji. 2009. Karakteristik Demografi Dan Sosial Ekonomi. Jurnal Geografi. Semarang: Jurusan Pendidikan Geografi Fis.6 (2): 121-131.

Tambunan, M., 2007.Perubahan Fungsi dan makna anak laki-laki Dalam Komunitas Batak Kristen (http://library.su.ac.id/download/fkm-fazidh2.pdf.)

Tika, M.P. 2005. Metode Penelitian Geografi. Jakarta: Bumi Aksara.

UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

UU No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Utami, D.D.Y., (2015), Penyuluhan Program BKKBN Mengenai Generasi Berencana (GenRe) dan Sikap Remaja, Jurnal Simbolika, 1 (2): 204-215

Yusnita, I. 2011. Studi Tentang Pelaksanaan Gerakan KB Bagi Keluarga Etnis Melayu di Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal. Skripsi. Medan: Jurusan Pendidikan Geografi FIS-UNIMED




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jppuma.v5i2.1249

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JPPUMA: JURNAL ILMU PEMERINTAHAN DAN SOSIAL POLITIK UMA (JOURNAL OF GOVERNANCE AND POLITICAL SOCIAL UMA)
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma dan Email: jppuma@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

ISSN 2549-1660 (Print), ISSN 2550-1305 (Online)